Tampilkan postingan dengan label kehutanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehutanan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Januari 2016

Mengenal Jenis-jenis Hutan di Indonesia Lengkap

Mengenal Jenis-jenis Hutan di Indonesia Lengkap

Mengenal Jenis-jenis Hutan di Indonesia Lengkap - Indonesia merupakan Negara yang memiliki luasan hutan yang sangat besar. Hal itulah yang membuat Indonesia dijuluki sebagai Paru-paru dunia yang artinya sepertiga hutan di dunia berada di Indonesia. Hutan pada dasarnya jenisnya lumayan banyak karena kondisi geografis dimana hutan tersebut berbeda-beda dari dataran rendah hingga dataran tinggi, dari perairan hingga daratan. Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di Indonesia saat ini terdapat 129 juta Ha kawasan hutan yang terdiri dari berbagai jenis jika ditinjau dari berbagai segi.

Pengertian Hutan

Pengertian hutan telah tertuang pada undang-undang kehutanan yang tercantum pada Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 yang berisi, Hutan adalah satu kesatuan ekosistem yang berupa hamparan lahan yang di dalamnya terdapat sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan yang lain tak dapat terpisahkan.

Jenis Hutan di Indonesia

Pada dasarnya jenis hutan terbagi menjadi 6 jenis yang ditinjau dari berbagai segi. Adapun golongan-golongan hutan tersebut antara lain:

1.   Jenis Hutan Berdasarkan Iklimnya
Pada dasarnya hutan dibagi menjadi dua jenis berdasarkan iklimnya antara lain:

a.   Hutan hujan tropis
Hutan jenis ini adalah hutan yang terletak pada wilayah yang terdapat curah hujan yang tinggi. Hutan hujan tropis memiliki keanekaragaman hayati  yang cukup tinggi karena iklim yang mendukung.

b.   Hutan munson 
Hutan munson sama halnya dengan hutan hujan tropis hanya saja pada hutan munson terdapat musim kemarau yang amat panjang. 

2.   Jenis Hutan Berdasarkan Bentangan Alam
Jenis hutan yang satu ini dibagi menjadi 9 jenis antara lain:

a.   Hutan Pegunungan
Hutan pegunungan adalah hutan yang terletak pada dataran tinggi yakni diatas 1000 meter diatas permukaan laut.

b.   Hutan Dataran Rendah
Hutan dataran rendah yakni hutan yang letaknya pada dataran rendah dengan ketinggian dibawah 1000 meter diatas permukaan laut.

c.   Hutan Pantai
Hutan pantai yakni hutan yang letaknya berdekatan dengan pantai.

d.   Hutan Perairan
Hutan perairan adalah adalah hutan yang berada pada kawasan perairan darat maupun laut yang dipenuhi tumbuhan air maupun terumbu karang. Di dalamnya terdapat berbagai flora dan fauna yang hidup dalam ekosistemnya.

e.   Hutan Gambut
Hutan Gambut adalah hutan yang bahan penyusun tanahnya merupakan bahan organik seperti pelapukan pohon-pohon selama berjuta-juta tahun. Tanah pada hutan gambut memiliki struktur yang berbeda dengan tanah jenis lainnya karena struktur tanah hutan gambut gembur dan ringan dan jika dipijak akan terasa empuk.

f.   Hutan Rawa
Hutan rawa adalah hutan yang terdapat pada lahan basah dan selalu digenangi air.

g.   Hutan Mangrove
Hutan jenis ini adalah hutan yang terdiri dari pohon mangrove yang tumbuh dengan rapat di daerah pesisir pantai. Hutan mangrove merupakan hutan yang berperan dalam menjaga abrasi pada pantai dan juga terdapat beragam fauna di dalamnya.

h.   Hutan Batu Kapur
Hutan ini adalah hutan yang berdiri diatas tanah yang mengandung kapur.

i.   Savana
Savana adalah hamparan hutan dengan padang rumput yang sangat luas.

3.   Jenis Hutan Berdasarkan Jenis Pohonnya
Hutan jenis ini dibagi menjadi menjadi dua jenis antara lain:

a.   Hutan Homogen
Hutan homogen adalah hutan yang di dalamnya terdapat populasi pepohonan yang seragam seperti hutan jati, hutan pinus, hutan bambu dan sebagainya. Hutan homogen ada yang buatan yang merupakan orientasi pada keuntungan dan juga ada yang terbentuk secara alami.

b.   Hutan Heterogen
Hutan jenis ini adalah hutan yang terdiri dari berbagai jenis pepohonan dan tanaman dan tidak didominasi oleh tanaman tertentu.

4.   Jenis Hutan Berdasarkan Tempat Asalnya
Pembagian hutan jenis ini terbagi menjadi dua jenis antara lain:

a.   Hutan Alami
Hutan alami adalah hutan yang terbentuk secara alami dengan proses jutaan tahun dan tanpa campur tangan manusia.

b.   Hutan Buatan
Hutan buatan adalah hutan yang dibuat atau direkayasa oleh manusia dengan cara reboisasi, rehabilitasi maupun membuat hutan baru pada lahan baru.

5.   Jenis Hutan Berdasarkan Pembentukannya
Hutan jenis ini terbagi menjadi dua jenis antara lain:

a.   Hutan Premier
Yaitu hutan yang belum pernah terjamah manusia sehingga belum pernah terjadi penebangan liar di hutan tersebut.

b.   Hutan Sekunder
Hutan jenis ini adalah hutan yang berasal dari hutan alami namun ditebang dan lalu ditumbuhi lagi baik itu untuk proses reboisasi maupun budidaya.

Artikel jenis hutan yang ada di Indonesia ini merupakan artikel yang diambil dari beberapa sumber. Semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat semua. Semoga sukses dan sampai jumpa.

Minggu, 08 November 2015

46 Tanaman Langka yang Ada di Indonesia

46 Tanaman Langka yang Ada di Indonesia - Indonesia sejatinya merupakan negara dengan iklim tropis yang dihuni berbagai jenis flora dan fauna di dalamnya. Flora dan fauna yang hidup di hutan di Indonesia terbilang sangat banyak sekali mengingat luas hutan di Indonesia merupakan 1/3 bagian dari hutan yang ada di dunia. Baca Juga: Jenis tanaman hias daun terpopuler sepanjang masa

Hal yang sangat disayangkan saat ini adalah tentang keberadaan flora dan fauna tersebut yang mulai terancam karena dampak dari globalisasi. Pergeseran musim saat ini membuat beberapa jenis tanaman menjadi langka karena tidak bisa menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan yang sulit di prediksi.  nah untuk maka dari itu seputarpertanian akan mengajak  kalian semua untuk mengenal tanaman langka yang ada di Indonesia. Mari kita simak ulassa berikut ini.

1.   Sarang Semut
46 Tanaman Langka yang Ada di Indonesia

Sarang semut atau Myrmecodia pendans merupakan tanaman yang menjadi tempat favorit sebagai sarang tinggal semut. Tanaman langka ini merupakan jenis tanaman epifit yang tumbuh dengan menempel di batang pohon. Sarang semut akan sangat mudah dijumpai pada daerah dataran tinggi. Sayangnya tanaman ini  saat ini sudah mulai terancam keberadaannya karena konsisi lingkungan yang mengkhawatirkan.

2.   Kantong Semar
46 Tanaman Langka yang Ada di Indonesia

Bukan hanya hewan saja yang memiliki sifat karnivora. Tumbuhan juga ada yang memiliki  sifat karnivora dan salah satunya adalah kantung semar. Kantung semar merupakan jenis tanaman langka yang memakan serangga dan hewan-hewan kecil yang masuk kekantungnya. Tanaman langka yang satu ini sulit ditemui karena hanya berada pada hutan-hutan yang masih belum terjamah.

3.   Bunga Bangkai
46 Tanaman Langka yang Ada di Indonesia

Sesuai dengan namanya, bunga bangkai memang memiliki aroma yang tak sedap. Tanaman langka yang satu ini banyak ditemui di hutan-hutan sumatera. Bunga bangkai atau Amorphophallus titanum saat ini menjadi sangat langka karena dampak dari global warming. Namun saat ini keberadaannya terus di pantau oleh pihak pemerintah agar tanaman langka ini terus terjaga keberadaannya.

4.   Rafflesia Arnoldii
46 Tanaman Langka yang Ada di Indonesia

Berbeda dengan bunga bangkai, jika bunga bangkai bunganya tumbuh besar keatas sedangkan rafflesia arnoldii bunganya tumbuh melebar hingga mencapai diameter 1 meter. Ada yang unik dari rafflesia arnoldii, bunga tanaman langka ini akan mekar dalam waktu tujuh hari saja setelah itu akan mati dan layu.

5.   Anggrek Tebu
46 Tanaman Langka yang Ada di Indonesia

Anggrek tebu adalah salah satu jenis bunga anggrek yang di Indonesia. Berbeda dengan anggrek bulan yang sangat banyak di budidayakan. Anggrek tebu saat ini sudah mulai terancam keberadaannya di alam bebas karena berbagai hal. Anggrek tebu disebut juga anggrek raksasa karena ukuran tanaman ini sangat besar dan dapat mencapai berat 3 ton. 


itulah beberapa jenis tanaman langka yang ada di Indonesia. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda tentang jenis flora yang keberadaannya sudah mulai terancam dan kita wajib melestarikannya.


Minggu, 04 Oktober 2015

Kebakaran Hutan Kalimantan yang Menyengsarakan

Bencana Kebakaran Hutan Kalimantan - Kalimantan, begitu orang mengenalnya. Sebuah pulau terbesar ketiga di dunia yang didalamnya terdapat hutan tropis dengan berbagai flora dan fauna endemik khasnya. Namun saat ini semua itu telah berubah drastis karena banyaknya kerusakan hutan karena berbagai hal. Illegal logging, kebakaran hutan dan eksploitasi alam lainnya merupakan sebab dari kehancuran pulau kebanggan negeri ini.

Tidak hanya sampai disitu, hasil bumi seperti minyak dan gas bumi  telah habis disedot orang-orang yang hanya memikirkan kepentingan pribadi. Berbagai kayu hutan tropis yang begitu terkenal pun sudah hampir tidak tersisa lagi karena maraknya illegal loging dan kebakaran hutan yang baru saja terjadi.
Kebakaran Hutan Kalimantan yang Menyengsarakan
Hutan kalimantan
Menurut data internasional pulau Kalimantan tadinya merupakan sumber keragaman hayati dunia. Dahulu di dalamnya terdapat sekitar 222 spesies mamalia, 420 spesies burung, 136 spesies ular, 394 spesies ikan air tawar, dan lebih dari 3000 spesies pepohonan. Hal tersebut sudah sangat membuktikan bahwa kekayaan hutan Kalimantan merupakan salah satu yang terkaya di dunia.

Bukan hanya hutan tropisnya saja. Hutan mangrove dan hutan kerangas dengan berbagai endemik di dalamnya merupakan kekayaan bumi Kalimantan. Kekayaan terumbu karangnya pun tidak kalah, diperkirakan terdapat ratusan spesies ikan karang serta keindahan pantai yang menakjubkan. Di dalamnya terdapat beberapa spesies penyu. Namun, saat ini semuanya telah berubah, banyak flora dan fauna yang belum teridentifikasi keadaannya  di alam. 
Baca Juga: Sebab dan Akibat kebakaran Hutan di Dunia 

 

Kebakaran Hutan Kalimantan

Kebakaran hutan di Indonesia  yang baru-baru ini terjadi serentak melibatkan dua pulau sekaligus yaitu pulau Sumatera dan Kalimantan. Bencana kebakaran tersebut membuat banyak pihak dirugikan. Bagaimana tidak, di hutan Kalimantan terdapat lahan perkebunan milik masyarakat serta perusahaan yang ikut terbakar. 

Kebakaran tersebut di yakini telah menjadi bencana Internasional karena dampaknya yang melibatkan beberapa Negara tetangga. Kabut asap yang sangat pekat saat ini mulai memasuki berbagai kawasan Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Hal tersebut jelas membuat beberapa Negara yang terkena dampak kabut asap tersebut merasa terganggu.

Kebakaran tersebut harus segera dicarikan jalan keluar agar tidak terus berkelanjutan. Pemerintah dan masyarakat serta berbagai pihak harus bersinergi demi mengatasi permasalahan  ini. Kabut  asap yang terjadi di Kalimantan telah membuat masyarakat sekitarnya mengalami berbagai gangguan kesehatan yang tidak bisa dibiarkan terus menerus  terjadi karena dapat menelan korban jiwa.

Sedikitnya ada 5 gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh kabut asap tersebut antara lain:
  1. Gangguan pernapasan, kabut asap yang terus menerus dihisap akan mengakibatkan orang yang menghisapnya akan terkena ISPA atau infeksi saluran pernapasan atas.
  2. Gangguan pada mata, mata yang terus terkena kabut asap dalam waktu yang lama akan mengalami iritasi yang parah. 
  3. Berbagai penyakit kronis yang menjadi lebih parah
  4. Gangguan saluran pencernaan, makanan yang di konsumsi sehari-hari yang tercemar oleh asap akan membuat orang yang memakannya mengalami gangguan pada sistem pencernaannya.
  5. gangguan kulit, kulit yang dalam waktu lama terus terkena kabut asap jelas membuatnya mengalami gangguan seperti gatal-gatal dan sebagainya. Maka dari itu  sangat disarankan untuk menggunakan lotion serta pakaian  yang menutupi kulit agar asap tidak langsung melakukan kontak dengan kulit.

Cukup banyak dampak negatif yang di dapat dari bencana kabut asap ini. Lebih parahnya lagi di beberapa daerah yang memiliki tingkat kepekatan asap tinggi harus meliburkan segala aktifitas pemerintahan dan  sekolah. Maka dari itu hal ini sangat disesalkan  karena berdampak pada pendidikan. Bagaimana Indonesia akan maju apabila sekolah sering diliburkan.


Pemerintah harus bertindak cepat untuk mengatasi masalah ini jika tidak ingin banyak orang yang menjadi korban. Tidak sampai disitu saja, pemerintah juga harus menindak tegas orang-orang yang tidak bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran hutan Kalimantan ini. Hal tersebut harus dilakukan dengan sebaik-baiknya apabila tidak ingin terjadi kebakaran-kebakaran hutan yang selanjutnya. Sudah cukup kebakaran hutan menyengsarakan rakyat Indonesia. Jangan biarkan Kalimantan tenggelam di tengah kepulan asap!!!




Rabu, 30 September 2015

Kebakaran hutan | Kenali Penyebab dan Akibatnya

Kebakaran hutan | Kenali Penyebab dan Akibatnya – Kebakaran hutan merupakan salah satu fenomena alam yang kejadiannya sulit untuk diperkirakan. Penyebab dari kebakaran hutan sangat banyak sekali dan bahkan sulit untuk dipastikan. Namun dampak dari kebakaran hutan sangat jelas terlihat bahkan dampak tersebut dapat dirasakan secara global. Apa lagi jika kebakaran hutan terjadi di Indonesia.

Kebakaran hutan | Kenali Penyebab dan Akibatnya
ilustrasi kebakaran hutan
Hutan di Indonesia merupakan salah satu hutan terbesar di dunia. Sekitar ¼ hutan di dunia berada di Indonesia. Maka dari itu apabila kebakaran hutan terjadi di Indonesia sudah pasti akan mengganggu  keseimbangan ekosistem alam.

Penyebab Kebakaran Hutan
Ada beberapa dampak kebakaran hutan antara lain disebabkan oleh faktor alam dan faktor manusia.
  • Pembukaan lahan pertanian, masyarakat yang tidak bertanggung jawab membuka hutan dengan cara dibakar karena dianggap lebih hemat biaya tanpa memikirkan dampak lingkungannya.
  • Kecerobohan manusia yang meninggalkan api unggun di hutan tanpa dimatikan terlebih dahulu. 
  • Membuang sampah yang mudah terbakar dihutan.
  • Sambaran petir kedahan pohon kering ketika musim kemarau.
  •  Gesekan antara dahan pohon ketika musim kemarau panjang.
  • Kebakaran pada tanah bawah di lahan gambut dapat memicu terjadinya kebakaran di permukaan tanah ketika musim kemarau panjang.

Dampak dari kebakaran hutan
  • Terbunuhnya flora dan fauna yang ada di hutan.
  • Merusak habitat asli hewan dan tumbuhan
  • Terancamnya jumlah satwa khas atau endemic yang ada di hutan
  • Gas emisi karbon dioksida tersebar ke atmosfer.
  • Berkurangnya bahan baku industry seperti rotan, damar, serta jenis kayu lainnya.
  • Gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan (ISPA), kanker paru-paru, asma, TBC.
  • Terjadinya banjir saat musim hujan 
  • Kekeringan yang luar biasa terjadi ketika musim kemarau
  • Kekeringan memberikan dampak buruk bagi orang yang tinggal di daerah sekitarnya karena kebutuhan air dan makanan semakin terbatas.
  • Kekeringan dapat mengurangi debit air waduk  sebagai pembangkit listrik sehingga sering terjadi pemadaman listrik.
  • Sarana transportasi terputus akibat terbakarnya sarana yang terdapat di dalam hutan yang menghubungkan beberapa daerah terpencil.
  • Mengganggu jarak pandak terutama bagi pengendara kendaraan.
  • Musnahnya aset Negara.

Itulah beberapa penyebab kebakaran hutan dan akibatnya yang mungkin dapat menjadi peringatan untuk kita semua agar lebih hati-hati dalam menjaga ekosistem hutan. Hutan pada dasarnya adalah penyeimbang kehidupan manusia karena tanpa hutan berarti tanpa tanaman, tanpa tanaman berarti tanpa oksigen. Oksigen merupakan output yang paling dirasakan dari adanya tanaman. Mari jaga hutan hutan kita untuk anak cucu kita di masa mendatang!!!